Logo
STKIP PGRI Repository
Beranda Koleksi Statistik Tentang Panduan
Sampul PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Unduh PDF

Info Ringkas

Tipe Dokumen

Jurnal

Tanggal Terbit

24 Jun 2026

Diunggah Oleh

Rizal Budi hartono

NIM 2022020887

Tanggal Dipublikasikan

31 Jul 2026

Jurnal

PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

Rizal Budi Hartono, Nur Azizah , Firman Jaya

Detail Publikasi

Publisher

JURNAL ILMU KOMPUTER DAN SISTEM KOMPUTER TERAPAN ( JIKSTRA )

Kata Kunci

video interaktif Problem Based Learning pemahaman konsep kemandirian belajar pembelajaran digital.

Abstrak

Perkembangan teknologi digital menuntut proses pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan rendahnya pemahaman konsep siswa serta kurangnya kemandirian belajar, terutama ketika pembelajaran masih berpusat pada penyampaian materi secara satu arah. Siswa sering kali mampu menghafal materi, tetapi belum mampu menjelaskan konsep, menghubungkannya dengan situasi nyata, maupun menerapkannya dalam pemecahan masalah. Selain itu, sebagian siswa masih bergantung pada guru dan belum terbiasa mengatur proses belajarnya secara mandiri. Gap penelitian ini terletak pada masih terbatasnya kajian yang secara khusus mengintegrasikan video interaktif dengan sintaks Problem Based Learning serta mengukur dua aspek sekaligus, yaitu pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa. Kebaruan penelitian ini adalah penggunaan video interaktif berbasis Problem Based Learning yang tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga sebagai media pembelajaran aktif yang memuat masalah kontekstual, pertanyaan pemantik, kuis, aktivitas berpikir, dan refleksi mandiri . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental research dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan video interaktif berbasis Problem Based Learning dan kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep dan angket kemandirian belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, independent sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata posttest pemahaman konsep kelompok eksperimen sebesar 85,20, sedangkan kelompok kontrol sebesar 71,50. Pada aspek kemandirian belajar, rata-rata posttest kelompok eksperimen sebesar 85,30, sedangkan kelompok kontrol sebesar 72,70. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga penggunaan video interaktif berbasis Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran digital yang mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan kemandirian belajar siswa.